Berbahaya! Jangan Gunakan Kresek Untuk Makanan

Penggunaan plastik telah mendarah daging pada prilaku warga kita. Alasannya karena praktis, murah, mudah diperoleh dan tahan air. Tak hanya digunakan untuk membungkus barang, obat namun juga makanan. Tidak semua plastik berbahaya untuk kesehatan namun kebanyakan dari mereka dapat membuat masalah baru dalam pengelolaan sampah karena sifatnya yang sulit terurai sehingga menumpuk menjadi gunung sampah.

Saya tidak akan membahas mengenai penggunaan plastik di industri karena saya yakin merekapun akan terus berupaya untuk menggunakan plastik yang lebih aman baik untuk produknya, manusia maupun lingkungan. Jadi yang akan saya bahas disini adalah penggunaan kantong kresek untuk membungkus makanan.

bahaya kresek daur ulang pada kesehatan

Bila kita membeli makanan terutama di kaki lima, biasanya makanan tsb dibungkus dengan kresek, ada yang putih, merah maupun hitam. Seperti yang terjadi pagi ini, waktu saya membeli gorengan, si penjual langsung memasukkan gorengan tsb ke dalam sebuah kresek hitam dengan alasan kresek warna lain habis, alamak .. Rupanya tingkat kesadaran masyarakat memang masih rendah.

Peringatan untuk tidak menggunakan kresek sebagai tempat membungkus makanan telah diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) sejak 2009 yang lalu namun sampai sekarang penggunaan kresek untuk makanan masih banyak dijumpai. 

bahaya kresek daur ulang, kresek tidak boleh digunakan pada makanan

Padahal tahukah Anda bahwa kresek itu hasil daur ulang? Daur ulang dari plastik lain yang tidak jelas asal usulnya dan bekas apa, bisa saja itu plastik bekas kotoran hiiy .. Gelik ya bila dibayangkan. Belum lagi saat proses daur ulang pun ditambahkan zat kimia tertentu yang menambah dampak buruk pada kesehatan.


Nah tugas Anda yang sudah tahu bahayanya kresek untuk membungkus makanan maka sebaiknya Anda sebarkan informasi tsb pada orang lain yang belum mengetahuinya sehingga bangsa kita semakin sehat dan berwawasan.

Yuk kita kurangi penggunaan plastik sekarang juga!

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *