Menjelang Keluar Kerja (Part 2)

“Mba, beneran mau keluar kerja?”

Melihat sorot matanya, mimik wajahnya membuat hatiku bergetar.. Tidak pernah sedikitpun terpikir kalau staffku tsb akan bertanya demikian saat one on one weekly meeting.

“Wah gosip darimana tuh” jawabku

“Saya dapat info dari mantan bos mba di kantor lama”. “Waktu Mba pergi meeting ke luar untuk management meeting beliau telpon saya menanyakan Mba.”
“Saya jawab kalau Mba lagi meeting Management Away Day”.
Lalu beliau berkata “Ngapain masih ikut meeting begituan, bukannya sudah mau keluar?”

Hening …

“Saya langsung merinding Mba..”
“Mba jangan keluar dulu ..” bujuknya …

Aku menjadi tidak tega ..
“Tenanglah, aku masih belum memutuskan untuk keluar, pikiran ke arah situ memang ada ..”

Sejak kejadian itu, kata-katanya dan semua gestur badannya menjadi pikiran yg selalu datang.
Di satu sisi aku memang ingin sekali berjuang bersama-sama apalagi bossku masih membujuk lagi dengan benefit yang memang di kebanyakan orang sangat dinantikan.
Tapi apalah gunanya hidup bila tidak bisa dinikmati, hidup bukan hanya materi semata tapi kesehatan batin lebih berarti.

Waktu yg sudah diberikan bossku untuk berpikir kembali aku gunakan untuk memantapkan hati, aku shalat istikharah tiap malam hanya untuk memohon petunjuk-Nya, penguasa alam semesta, yang Maha Mengetahui kejadian di masa depan, agar keputusan yg aku ambil tidak salah, bila memang di rasa salah pun tidak memberikan penyesalan di kemudian hari.

Maafkan aku boss, maafkan aku staffku, aku hanya manusia biasa yg perlu menata hidup kembali.
Semoga kita selalu sukses dan dilindungi yg Maha Kuasa .. aamiin ..

Part 1

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *